Siapa yang belum pernah mendengar tentang 3 buah gugusan pulau kecil yang terletak di barat Pulau lombok. Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno bisa di bilang kini menjadi primadona wisata 0 mdpl pulau Lombok. Jika kamu punya waktu lebih, paling tidak butuh kurang lebih 4 hari untuk bisa menikmati ke tiga pulau ini, namun bagi yang memiliki waktu libur lebih singkat dan harus memilih. Sebaiknya tentukan dulu prioritas yang ingin kamu nikmati di pulau yang memiliki waktu tempuh antar pulau 45 menit- 1 jam ini.
Gili Trawangan Gili Trawangan merupakan yang paling populer, karena merupakan gili yang memiliki fasilitas lengkap. Bisa di bilang Gili Trawangan ini adalah ibu dari ke dua gili lainnya. Selain memiliki luas wilayah yang paling besar, Gili Trawangan juga paling diminati oleh para wisatawan.
Berkunjung ke Gili Trawangan, kita akan di sambut dengan serentetan bar dan beach club yang terletak di sisi jalan utama pulau ini. Nama Gili Trawangan sangat akrab di kaitkan dengan night club, mayoritas pengunjung adalah wistawan internasional. Mungkin hanya 5% saja orang lokal yang terlihat berlalu lalang.
Gili Trawangan yang kini dihiasi payung payung.
Gunung Rinjani terlihat dari Gili Trawangan
Sunset dari Sunset point Gili Trawangan
Bagi para pencinta beach party, Gili trawangan adalah destinasi yang cocok, karena beberapa beach club yang memfasilitasi tema party yang unik. Seperti silent party dimana semua pengunjung tidak akan di sajikan musik yang keras, melainkan akan menikmati musik menggunakan earphone masing-masing, reggae beach clubsampai full moon party. Gili Meno Gili Meno di apit oleh gili trawangan dan gili air, jika mengambil paket snorkeling 3 pulau, kapal akan berhenti sejenak untuk lunch di Gili Meno. Jika ingin melihat penyu berenang, Gili Meno adalah spot yang paling memungkinkan.
View dari Gili Meno
Gili Meno yang sepi.
Ketika sampai di Gili Meno suasana begitu tenang, penginapan atau homestay tidak terlihat di jalan utama, melainkan di sub sub jalan. Banyak pula restauran namun tidak sebising ketika ada di Gili Trawangan. Untuk pasangan yang ingin berbulan madu atau membutuhkan liburan yang jauh dari kebisingan, Gili Meno adalah tempat yang cocok. Gili Air Terletak paling dekat dengan daratan Pulau Lombok, untuk ke Gili Air dari Gili Trawangan hanya ada 1 kali penyebrangan dan 1 kali penyebrangan untuk kembali Gili Air – Gili Trawangan. Dengan tiket seharga 23.000 (pp) kita harus memastikan tidak kehilangan jadwal kapal untuk kembali yaitu pukul 04.00 sore. Gili air setipe dengan Gili Meno, dengan karateristiknya yang privat. Jika berjalan ke arah dalam Gili Air akan ditemukan penduduk asli Gili Air juga beberapa aera mangrove.
Hutan Mangrove di Gili Air
Nah, kalau memang mau liburan bersama teman-teman, gili trawangan dirasa sangat cocok untuk seseruan bareng, kalau butuh tempat yang lebih privat, pilihan jatuh ke Gili Meno dan Gili Air. Namun ke duanya memiliki karakter yang berbeda tapi tentunya masih dengan air nya yang jernih serta view gunung rinjani yang membingkai background pantai. Ketiga gili ini juga sudah pasti bebas dari polusi, karena kendaraan bermotor tidak di perbolehkan disini. Satu-satu nya kendaraan utama adalah cidomo atau delman yang di tarik oleh kuda.
Berwisata ke Pulau Lombok suatu hal yang tak terdengar asing jika Anda di tawarkan untuk menginap di kawasan Pantai Senggigi Lombok karena tempat ini merupakan pusat pariwisata di Lombok dan dan juga keindahan alamnya yang di kelilingi perbukitan dengan pantai-pantai teluk, menjadikannya destinasi yang paling rame di kunjungi.
Karena keindahan pantai dan lokasi yang strategis pembangunan di kawasan Pantai Senggigi terus berkembang di sesuaikan dengan kebutuhan para traveler, selain hotel, restaurant dan tempat berbelanja, fasilitas lain terus dikembangkan, salah satunya seperti pelabuhan untuk mempermudah akses ke tempat wisata lainnya.
Lokasi Pantai Senggigi Lombok
Pantai Senggigi terletak di sebelah barat pesisir Pulau Lombok tepatnya berada di Jl. Raya Senggigi Km 6 – 10 Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan jarak tempuh sekitar 1 jam dari Bandara Lombok ke Senggigi atau sekitar 20 menit dari pusat Kota Mataram.
Berada di antara Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Utara, sangat mempermudah Anda jika berkunjung untuk berbisnis atau berlibur karena dastinasi lain yang terkenal seperti 3 Gili, Gunung Rinjani, Bukit Malimbu atau air terjun Sendang Gile dan beberapa lokasi lainnya berada di di kabupaten Lombok Utara dapat mudah di tempuh melalui jalur Senggigi.
Bahkan jika Anda ingin ke Gili Trawangan dari Senggigi, Anda bisa melalui:
Menggunakan carter slow boat dari Pelabuhan Senggigi
Menggunakan jasa sewa mobil atau taxi ke Pelabuhan Teluk Nare, dari tempat ini Anda Akan menggunakan speedboat hanya 10 menit untuk bisa sampai Trawangan. Speedboat yang Anda gunakan berkapasitas makimal 10 orang dan bersifat pribadi, hanya Anda dan rombongan.
Sama dengan cara ke 2, Anda bisa meminta di antar ke Pelabuhan Bangsal dan membeli tiket public boat seharga 25,000 dan membutuhkan waktu 30 menit untuk bisa samapai Gili Trawangan. Cara ini merupakan cara termurah jika Anda mau menunggu penumpang lainnya hingga penuh dan bercampur dengan barang-barang.
Keindahan Alam
Keindahan alam Pantai Senggigi Lombok cukup menajubkan, kawasan ini terdiri dari beberapa pantai berteluk yang panjang di mulai dari selatan yaitu Pantai Batulayar, Batu Bolong, Senggigi, Kerandangan dan Mangsit. Di setiap tempat tersebut memiliki keindahan tersendiri yang dapat Anda nikmati ketika berkunjung ke Senggigi.
Pantai Batulayar merupakan tempat wisata religi bagi umat muslim dan juga tempat diadakannya acara tahunan Suku Sasak yaitu Lebaran Topat yang biasanya di adakan 1 minggu setelah idul fitri, di pinggir jalan yang bertebing di pesisir pantai terdapat gardu pandang untuk menikmati pemandangan.
Sedangkan di Pantai Batu Bolong terdapat pura tua umat hindu yang di dirikan di atas batu hitam yang menjulur ke laut, batu ini memiliki lubang yang di gunakan sebagai akses jalan. Pura Batu Bolong merupakan destinasi yang rame dikunjungi.
Aktifitas di Pantai Senggigi Lombok adalah:
Di pagi hari Anda akan di manjakan dengan keindahan mentari pagi yang muncul dari balik perbukitan dan pesisir pantai juga tak kalah indahnya, Anda dapat menikmati udara segar, hamparan laut yang tenang, serta melihat aktifitas nelayan yang mencari ikan.
Berenang dan snorkeling karena pantainya berbentuk teluk, arus air cukup tenang dan di pinggir pantai Anda bisa menyewa peralatan snorkeling seperti jaket pelampung, kaca mata snorkeling dan juga pin. Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika tidak membawa peralatan snorkeling dalam liburan Anda.
Bermain kano, kayaking dan surfing seperti peralatan snorkeling peralatannya dapat Anda sewa dan temukan di pinggir pantai. Terdapat poin-poin tuk bermain olah raga ini, Anda bisa melihat banyak anak muda serta bule bermain dengan gelombang ombak, ombak di kawasan ini tidak terlalu besar jadi sangat cocok bagi para pemula dan Anda bisa ikut kursus surfing kilat, bayarnya 200 samapi 300 ribu.
Memancing, banyak spot untuk melakukan aktifitas ini dan Anda dapat memilih di pinggiran pantai atau di tengah laut. Sama seperti perlatan aktifitas lainnya, semua peralatan pancing bisa Anda sewa tapi jika Anda memilih memancing di tengah laut sewa peralatan juga termasuk dengan harga sewa boat. Jika Anda ingin dengan cara yang lebih exclusive Anda bisa menyewa yacht untuk menyesuri spot memancing favorit.
Di sore hari aktifitas di pantai mulai padat dan waktu yang indah untuk menikmati sunset dengan background Gunung Agung Bali. Pemandangan ini hanya dapat Anda temukan di Pantai Senggigi Lombok.
Hotel Dan Private villa
Terdapat banyak hotel berdiri di kawasan pantai Senggigi Lombok. Beragam pilihan hotel tersedia dari sekelas hotel melati, boutique hotel, private villa, cottage hotel bintang 2 sampai sekelas bintang 5. Pilihan tipe kamarpun yang di tawarkan beragam dengan harga yang pariatif. Penginapan ini tersebar di kawasan Pantai Sengggi Lombok dan juga daerah perbukitan.
Untuk lebih lengkapnya Anda bisa melihat di daftar dan harga kamar hotel di Lombok.
Restaurant Dan Wisata Kuliner
Restaurant di pinggir Pantai Senggigi memiliki kelas dan konsep yang beragam dari tongkrongan anak muda sampai yang super mewah. Jika Anda ingin mencoba makanan khas Lombok, Anda bisa menemukannya dari sekelas pedagang kaki lima dan juga restaurant. Anda bisa mencoba restaurant pinggir pantai sembari menikmati makanan anda juga bisa menikmati keindahan alam.
Sajian kuliner khas Lombok seperti Ayam Taliwang, Plecing Kangkung, Bebalung, Sate Bulayak, dan juga makanan Indonesia lainnya serta western food dapat Anda nikmati di kawasan Pantai Senggigi Lombok tanpa harus berkunjung ke tempat asal makanan khas tersebut.
Lombok juga dikenal di mata dunia sebagai destinasi terbaik untuk wisata makanan halal dan mendapatkan pengakuan sebagai World’s Best Halal Tourism Destination dalam acara, The World Halal Travel Summit & Exhibition 2015 yang diadakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada bulan Oktober dan rata-rata restaurant di Senggigi mendapatkan sertifikat halal, jadi Anda tidak perlu hawatir.
Akses Menuju Pantai Senggigi
Jika Anda datang ke Lombok melalui jalur udara, cara termudah dan lebih eksklusif untuk mencapai lokasi ini dengan memesan penjemputan di travel agent kepercayaan Anda harga akan tergantung dengan jenis dan ukuran mobil penjemputan, tapi itu bukan satu-satunya pilihan, Anda bisa menggunkan jasa taxi bandara dengan membeli tiket di counter kedatangan atau cara yang paling murah dengan menggunakan angkutan umum (Damri) yang disediakan oleh pemerintah daerah ke beberapa daerah lainnya salah satunya menuju Senggigi, cukup dengan membayar 25,000 – 30,000 per orang.
Tetapi jika Anda melalui jalur laut ada dua pilihan yang bisa Anda tempuh: 1. Melalui pelabuhan kapal pery Lembar, pelabuhan ini merupakan penghubung antara Lombok dengan Bali, di butuhkan sekitar 4 sampai 5 jam dari pelabuhan Padang Bae Bali menuju Lembar. Dari tempat ini Anda bisa menggunkan jasa taxi, sewa mobil atau menggunakan jasa angkutan umum ke setasiun Mandalika, dari stasiun ini naik angkutan umum menuju pasar Kebon Roeq Ampenan dan dari sini naik angkutan umum menuju senggigi.
2. Menggunakan fast boat yang berangkat dari Pulau Bali, perusahaan fast boat biasanya akan menyediakan penjemputan untuk daerah seluruh pulau Bali dan keberangkatan terbagi di beberapa titik di Pulau Bali seperti dari Padang Bae dan Amed menuju Gili Trawangan, Pelabuhan Teluk Kodeq dan Senggigi. Harga tiket fast boat sangat terjangkau dari 350,000 ke atas, jarak tempuh menggunakan fast boat lebih cepat dan menghemat waktu di bandingkan dengan kapal pery menuju Lembar, yaitu sekitar 45 sampai 1 jam.
Jika Anda mempunyai pengalaman wisata atau pertanyaan tentang Pantai Senggigi Lombok silahkan mengisi kolom komentar.
Pulau Lombok merupakan salah satu Pulau di Provinsi Nusa Tenggara Barat, dibagi menjadi 4 Kabupaten dan 1 Kota, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara. Dengan luas wilayah 5.435 km2, dan menempatkan Pulau Lombok sebagai peringkat 108 dari semua pulau di dunia berdasarkan luas wilayahnya. Travelingku kali ini ke Pulau Lombok, sebenarnya selain mau explore Pulau Lombok, juga sebenarnya penasaran dengan pulau kecil bernama Gili Trawangan, yang namanya sudah terkenal sampai ke mancanegara.
Pulau Gili Trawangan, merupakan salah satu pulau dari tiga gugusan pulau yang ada di sebelah barat laut lombok dan merupakan pulau terbesar di bandingkan pulau disebelahnya, yang bernama Gili Air dan Gili Meno. Nama Gili Trawangan sendiri diambil dari bahasa masyarakat setempat, Gili adalah Pulau dan Trawangan berasal dari kata “Terangang” yang berarti tempat bertelurnya penyu.
Sunset di Gili Trawangan
Dari Surabaya banyak maskapai yang sudah melayani direct flight menuju Pulau Lombok, di Bandar Udara International Lombok Praya, tidak perlu transit terlebih dahulu ke Bali. Pada saat itu saya memilih flight pagi dari Djuanda Surabaya. Sehingga lebih banyak waktu yang di habiskan di Pulau Lombok. Sesampainya di Bandar Udara Lombok Praya. Saya memilih naik Bus DAMRI menuju Terminal Mataram, dengan tarif yaah… sangat terjangkau untuk kantong backpacker seperti saya, dengan tarif kira-kira Rp. 20.000,- s/d Rp. 25.000,- . Kebetulan saya punya teman kuliah yang kebetulan asli Lombok dan kita sudah saling tukar kabar untuk bertemu di Terminal Bus DAMRI Mataram dan dia bersedia mengantar saya ke Pelabuhan Bangsal, untuk menyebrang dengan Public Boat ke Gili Trawangan. Perjalanan dari Mataram ke Pelabuhan Bangsal kira memakan waktu 1.5 Jam. Saya disuguhkan pemandangan indah selama perjalanan. Melewati bukit-bukit dan pantai disepanjang jalan menuju Pelabuhan Bangsal.
Pelabuhan Bangsal beroperasi dari Pukul 08.00 s/d 17.00 WITA setiap harinya. Pelabuhan ini sangat ramai oleh para warga setempat yang akan menyebrang keluar atau masuk Gili. Saya sengaja menggunakan Public Boat untuk menuju Gili Trawangan selain harga nya murah, hanya Rp. 15.000,- selain itu saya juga bisa berinteraksi dengan penduduk lokal disana. Penyebrangan dari Pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan biasanya hanya ditempuh dengan waktu 25 s/d 35 menit, akan tetapi juga tergantung dengan besarnya ombak.
Saat menginjakkan kaki pertama kali di Gili Trawangan, saya sama sekali tidak melihat kendaraan bermotor disana dan setelah saya bertanya pada penduduk lokal, memang di Gili Trawangan kendaraan bermotor dilarang digunakan. Jadi masyarakat setempat biasanya menggunakan transportasi yang dinamakan Cidomo, semacam delman atau menggunakan sepeda kayuh dan bahkan berjalan kaki. Yah bagus juga sih peraturan yang diterapkan di Gili ini. Selain membuat Pulau ini bebas dari polusi juga menyehatkan, karena kemana-mana harus berjalan kaki. Gili Trawangan inipun tidak terlalu luas juga kok, hanya memiliki panjang 3 Km dan Lebar 2 Km.
Saya pun memilih penginapan yang dekat dengan pantai, dengan harga yang juga tidak terlalu mahal, sekitar Rp. 350.000,- per malam. Banyak juga sih sebenarnya penginapan-penginapan di Gili Trawangan ini yang menawarkan harga per malam yang relatif murah. Tapi saya sarankan sebaiknya sudah book jauh-jauh hari sebelumnya sebelum datang ke Gili Trawangan untuk mendapat harga yang agak lega di kantong (tips ala-ala backpacker yang selalu berburu harga murah). Pada awalnya sih saya memutuskan untuk hanya menginap selama 2 hari di Gili Trawangan, akan tetapi karena terbius dengan pesona alam dan keinginan untuk menjelajah seluruh Gili Trawangan, akhirnya saya memutuskan untuk tinggal lebih lama.
Di Gili Trawangan ternyata bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan matahari terbenam sekaligus loh. Untuk spot matahari terbit, waktu itu saya sengaja datang ke dekat dermaga penyeberangan karena menurut saya, itu spot sunrise yang paling kece, sambil melihat aktivitas penduduk setempat memancing dan menjala ikan dan cumi-cumi yang jumlahnya banyak sekali dan bisa dilihat dengan mata telanjang, karena air lautnya sangat bening sekali. Untuk berkeliling pulau, saya memutuskan untuk menyewa sepeda kayuh yang disewakan oleh penduduk lokal untuk para wisatawan dengan harga standar sekitar Rp. 50.000,- / per hari, saya mengayuh sepeda berkeliling pulau untuk berburu matahari terbenam, dan setiap spot matahari terbenam di gili trawangan itu punya sensasi yang berbeda, amazing dan sangat indah!
Sunrise di Gili Trawangan
Gili Trawangan juga terkenal dengan night marketnya. Letaknya dekat dengan dermaga. Disini dijual segala macam kuliner dan seafood yang masih sangat fresh, berasal dari hasil tangkapan para penduduk setempat yang memancing dan menjala hasil laut di dermaga. Night Market merupakan salah satu tempat yang harus didatangi saat travelling ke Gili Trawangan, disini dijual ikan bakar, sate ikan dan kuliner khas lain. Tapi dibutuhkan banyak kesabaran yaa… hanya untuk sekedar memesan makanan, karena sangat ramai, dan juga kejelian untuk mencari tempat duduk untuk makan, tapi keramaian dan hiruk pikuknya sangat menyenangkan, karena semua berbaur antara penduduk lokal, wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.
Sate ikan di night market
Saya juga sempat mencoba snorkling keliling ke 3 gili, yaitu Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno dengan mengikuti open trip dengan para wisatawan yang lain, yang kebanyakan memang wisatawan mancanegara. Gili Air dan Gili Meno relatif lebih sepi dari Gili Trawangan. Pada saat mampir di Gili Air saya sempatkan membeli Gelato, oh iya, di 3 Gili ini juga terkenal dengan gelatonya loohh… yang terkenal dengan nama Gili Gelato, saya sempat penasaran juga sih, kenapa di gili ini banyak counter-counter yang menjual gelato, bukannya gelato itu adalah bahasa italia, kenapa istilah tersebut malah digunakan disini. Ternyata memang Gili Gelato ini adalah sebuah franchise dan pemiliknya adalah orang italia. hmmm pantas saja namanya gelato, dan memang gili gelato ini sangat pas dinikmati di suasana pantai yang panas terik.
Sangat berkesan sekali mengunjungi ketiga gili ini. Selain karena penduduk lokalnya yang sangat ramah dan saling bertoleransi menjalankan kewajiban agamanya masing-masing, tapi yang paling sulit saya lupakan adalah tentang peraturan di pelarangan kendaraan bermotor yang masih sangat dipatuhi, baik oleh penduduk lokal maupun oleh hotel-hotel dan provider wisata yang ada disana. Every traveller must put Gili Trawangan one of their bucketlist.
1. Gili Trawangan, surganya bagi pencinta snorkeling
Pulau Gili pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Pulau yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat ini memiliki tiga anak pulau yang super bagus. Salah satu destinasi Pulau Gili yang terkenal adalah Gili Trawangan yang disebut-sebut sebagai surga bagi pecinta snorkeling.
Gili Trawangan memiliki pesona bawah laut yang sangat memukau, mulai dari aneka terumbu karang hingga ikan warna-warninya.
Fenomena alam Gili Trawangan juga tidak boleh dilewatkan. Sehabis snorkeling, kamu bisa bersantai sambil menunggu momen sunset yang berlatarkan Gunung Agung. Kurang apalagi? Jangan lupa persiapkan kamera ya untuk mengabadikan momen indah ini!
2. Pantai Maluk, surganya para peselancar
Di Kabupaten Sumbawa Barat di Nusa Tenggara, ada beberapa jejeran pantai yang bisa kamu kunjungi. Salah satunya ialah Pantai Maluk. Yang istimewa dari pantai ini adalah ombaknya. Bagi kamu yang hobi berselancar, mampirlah ke sini dan taklukkan ombak-ombak yang ada.
Menginjakkan kaki ke Pantai Maluk juga tidak begitu sulit. Dengan waktu tempuh kurang lebih 6 jam dari Kota NTB, yang mana 2 jam dihabiskan untuk naik feri dan sisanya naik transportasi darat, kamu, keluarga, teman, atau pacar sudah bisa sampai ke Pantai Maluk dan menikmati keindahan pantai ini sepuasnya.
3. Gunung Rinjani, tempat catching sunset terbaik
Ingin tempat destinasi yang lebih menantang? Berkunjunglah ke Gunung Rinjani, gunung berapi nomor dua tertinggi yang ada di Indonesia. Gunung ini bisa kamu jadikan sebagai tempat camping sekaligus tempat melihat sunset terbaik di NTB.
Suguhan pemandangan indah Gunung Rinjani tidak hanya sebatas sunset saja. Masih ada Danau Segara Anak, danau yang airnya mengalir hampir menyerupai air terjun yang sangat indah. Meski danau ini sangat curam, tapi keindahannya tiada duanya.
4. Air Terjun Mata Jitu, dengan julukan Queen Waterfall
Air Terjun Mata Jitu terletak di Pulau Moyo, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Dijuluki “Queen Waterfall” karena mendiang Lady Diana pernah menginjakkan kaki di sini sebelum beliau meninggal dunia. Air terjun Mata Jitu memiliki tiga buah undakan yang begitu indah. Apakah air terjun ini bersih? Tentu saja!
Karena keindahan dan kebersihan airnya, banyak pelancong yang mampir ke sini meski harus menempuh lika-liku perjalanan yang cukup sulit.
5. Gili Nanggu, salah satu pulau perawan
Berbelok ke Selat Lombok atau ke bagian pesisir Barat Lombok, ada Gili Nanggu yang dijuluki sebagai pulau perawan yang ada di NTB. Jika dibandingkan dengan tiga pulau Gili yang tersohor, Gili Nanggu tidak kalah bagusnya. Malahan, Gili Nanggu disebut-sebut bakal menjadi tempat wisata di Nusa Tenggara Barat yang akan tersohor dalam beberapa tahun ke depan.
Bagaimana tidak, pantai yang ada di Gili Nanggu amat mempesona, membuat siapa pun betah berlama-lama tinggal di sini. Meski masih perawan, Gili Nanggu sudah memiliki beberapa resort indah yang bisa kamu jadikan sebagai tempat peristirahatan saat mampir nanti.
Mulai merasa jenuh melihat gedung-gedung yang menjulang tinggi dan kemacetan yang memadati jalanan setiap harinya? Mungkin ini saatnya Anda ‘lari’ sejenak dari hiruk pikuk kota menuju ke keindahan hutan tropis di Pulau Moyo dan menikmati indahnya bentangan biru laut Flores. Terletak di sebelah utara Sumbawa besar, pulau Moyo menyimpan ‘harta karun’, yakni sebuah destinasi penginapan kelas atas yang menghadirkan sejumlah fasilitas eksklusif. Destinasi tersebut dikenal dengan nama Amanwana.
Perjalanan menuju Amanwana dapat ditempuh dengan pesawat terbang yang singgah di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali dan dilanjutkan dengan pesawat amfibi yang langsung mengarah ke Amanwana yang terletak di pulau Moyo. Sesampainya di Amanwana, Anda akan disambut dengan keindahan alam khas pulau Moyo yang didominasi oleh eksotisme hutan tropis dan birunya laut Flores. Bahkan tidak jarang Anda dapat menemui sejumlah hewan liar yang berhabitat di hutan pulau Moyo, seperti misalnya rusa dan kera. Sungguh menggemaskan! Selain itu, tampak pula birunya laut Flores yang mengelilingi pulau ini, yang juga merupakan kawasan yang dilindungi. Sehingga tidak heran apabila Anda melakukan diving di laut ini Anda akan melihat ‘surga’ di bawah lautan yang dihiasi dengan spesies ikan tropis dan terumbu karang yang masih terjaga keindahannya.
Menikmati alam pulau Moyo terasa semakin lengkap dengan fasilitas penginapan kelas atas yang ditawarkan oleh Amanwana. Amanwana memiliki konsep unik yang menghadirkan tenda-tenda dengan interior yang berkelas. Anda dapat menikmati alam sembari ditemani dengan fasilitas berkelas yang ditawarkan oleh destinasi penginapan ini. Bahkan Amanwana juga menghadirkan paket romantis untuk acara pernikahan yang diadakan di dekat area air terjun. Berkunjung ke pulau Moyo juga tidak akan lengkap rasanya jika Anda tidak berpesiar. Karena pulau ini memiliki jarak yang dekat dengan pulau Komodo dan Raja Ampat, Anda tidak boleh lupa untuk berkeliling ke destinasi-destinasi tersebut menggunakan kapal pesiar. Tunggu apa lagi? Saatnya membereskan bawaan Anda dan terbang berlibur ke Amanwana di Pulau Moyo
Sebagai salah satu destinasi wisata alam potensial di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Pulau Moyo menyimpan banyak sekali spot menarik. Salah satunya adalah Air Terjun Mata Jitu.
Terletak di tengah hutan Pulau Moyo, air terjun ini pertama kali dikenal saat mendiang Putri Diana dari Inggris berkunjung untuk menikmati alamnya. Gemercik air sayup-sayup terdengar dalam kesunyian alam, memukau siapapun yang berkunjung ke sini.
Pepohonan hijau, udara segar dan panorama alam yang indah memang menjadi daya tarik Mata Jitu, yang air terjunnya diperkirakan telah terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu.
Air terjun Mata Jitu juga memiliki warna yang unik, lho. Yaitu, perpaduan antara hijau tua dan muda memanggilmu untuk berenang di air yang segar. Namun sayangnya, pengunjung nggak diperkenankan berenang di sini lantaran telah adanya kesepakatan antara pihak Amanwana Resort, selaku salah satu pengelola wisata alam di sini dengan penduduk asli di Pulau Moyo.
Tapi tenang, kamu tetap bisa menikmati kesejukan Air Terjun Mata Jitu dengan membasuh tangan. Selain itu, kamu dapat bersantai di pinggiran air terjun sambil menikmati cuitan burung yang terbang rendah di sini.
Soal penamaan, Air Terjun Mata Jitu punya cerita tersendiri. Lantaran emiliki empat undak dan tujuh kolam, penduduk setempat menamai air terjun ini dengan mata jitu yang berarti mata air yang jatuhnya tepat mengenai kolam di bawahnya.
Jika kamu ingin datang ke lokasi ini, bersiaplah dengan kondisi jalan yang berbatu, penuh tanjakan, dan berdebu. Memasuki hutan, kamu harus turun dari kendaraan dan berjalan kaki sekitar 10 menit menuju Mata Jitu. Tertarik?
tanjung menangis
Travelers sedang mencari lokasi bulan madu romantis? Kalau sudah bosan dengan Bali, kamu bisa mencoba bulan madu ke Tanjung Menangis, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Meskipun namanya terdengar sedih, tapi tempatnya sangat romantis dan memberikan ketenangan yang luar biasa.
pulau kenawa
Meskipun hanya sebuah pulau kecil dan tidak berpenghuni di Sumbawa Barat, NTB (Nusa Tenggara Barat), tapi Pulau Kenawa worth it banget buat dikunjungi ketika kamu liburan dengan orang terdekat. Soalnya, pulau ini menawarkan keindahan yang luar biasa. Kamu bisa mengunjungi Pulau Kenawa dengan naik kapal feri dari Pelabuhan Poto Tano dengan waktu tempuh 1 sampai 2 jam.
ayok gaes jangan lupa mampir ke sumbawa yaa. di tunggu !!!
Gecok merupakan kuliner khas Sumbawa yang terbuat dari jeroan, daging, dan hati sapi. Gecok dihidangkan dengan cara dibalut dengan parutan kelapa berbumbu yang khas dengan belimbing wuluh dan dibumbui tumisan segar asam yang tentunya menambah kesan garing, renyah, dan gurih menyelimuti masakan yang satu ini. gecok digunakan sehari-hari oleh masyarakat Sumbawa sebagai lauk yang dimakan bersama nasi. Gecok ini menjadi salah satu kuliner Sumbawa yang bisa anda jumpai di kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.
2. Ayam Bakar Taliwang
Sesuai dengan namanya ayam bakar Taliwang, ayam bakar yang satu ini berasal dari kecamatan Taliwang atau Ibu Kota dari kabupaten Sumbawa Barat. Ayam bakar Taliwang hampir sama seperti ayam bakar pada umunya. Namun, perbedaannya terdapat pada rasa bumbunya, rasa bumbu ayam Taliwang yang pedas dan sedikit asam ditambah dengan hidangan sambal berminyak memberikan kesan yang tidak biasa serta tidak terlupakan di lidah setiap orang yang akan menyantap ayam bakar yang satu ini.
3. Sepat
Kuliner makanan khas Sumbawa yang satu ini akan anda jumpai biasanya di kecamatan Sumbawa Besar atau Ibu Kota dari kabupaten Sumbawa. Masyarakat Sumbawa biasanya sering membuat masakan tradisional yang satu ini untuk santapan berbuka puasa selama Bulan Ramadhan. Bahan utama sepat terdiri dari ikan, ayam, atau udang yang dibakar kemudian dimasukan ke dalam kuah asam yang sudah dicampur dengan bahan-bahan tambahan seperti bawang merah, cabai, terong, dan tomat. Untuk menambah cita rasa asam maka ditambah juga asam jawa, belimbing, dan mangga mudah dengan perasan jeruk limau.
4. Singang dan Uta Palamara
Masakan “Singang” dalam bahasa suku Samawa hampir mirip dengan masakan “Uta Palamara” dalam bahasa suku Mbojo, kedua masakan tradisional khas Sumbawa ini berbahan utama ikan segar seperti ikan bandeng dan ikan kakap yang dibumbui dengan berbagai macam rempah-rempah. Selintas mirip dengan gulai ikan karena kuahnya, masakan Singang bisa anda jumpai di kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, sedangkan masakan Uta Palamara bisa anda jumpai di kota Bima, kabupaten Bima, dan Dompu.
5. manjareal
Manjareal
Ini adalah jajanan kue khas Sumbawa yang berbahan dasar kacang tanah yang diberi bumbu, dan dibungkus dengan daun lontar. Aromanya harum dan unik. Enak banget dinikmati sambil minum teh atau kopi panas. Yuhuuu.
hai gaes, jangan bosen-bosen yaa karena aku sering upload tentang wisata sumbawa hehehe
1. pantai maluk
Di posisi pertama dari daftar pantai tersembunyi di Sumbawa Barat adalah Pantai Maluk. Pantai yang satu ini menjadi pantai yang paling gampang diakses ketimbang pantai-pantai lain yang akan disebutkan di bawah. Dari Pelabuhan Benete, kamu hanya perlu menyusuri beberapa kilometer saja untuk bisa sampai disini.
Di pantai ini, kamu bisa menikmati indahnya bibir pantai sambil bermain pasir. Selain itu, kamu juga bisa bermain voli bersama teman-temanmu atau bersama warga sekitar yang tinggal di daerah pantai. Satu hal lagi yang tidak kalah penting. Pantai ini juga cocok bagi kamu yang hobi berselancar. Soalnya ombak yang ada di pantai ini lumayan tinggi, jadi pas untuk seru-seruan dengan papan surfing.
2. Pantai Tropica
Pantai Tropica sangat pas buat kamu yang ingin cari kedamaian dan ketenangan. Di pantai ini, kamu bisa menghabiskan waktu untuk bersantai, menikmati hidangan seafood, menyeruput air kelapa muda yang segar, ataupun berselancar. Pemandangan di pantai ini juga sangat menakjubkan, terutama di sore hari saat matahari terbenam.
Bagi kamu yang ingin main ke pantai Tropica, kamu bisa datang di sore hari saat cuaca matahari tidak terlalu panas lagi.
pantai benete
3. Pantai Benete
Berbeda dengan dua daftar pantai tersembunyi di Sumbawa Barat di atas. Pantai Benete jadi pantai yang paling asyik untuk tempat bersantai dibandingkan bermain pasir putih. Karena memang pantai ini tidak memiliki pasir putih, melainkan pasir hitam yang warnanya kurang menarik kalau digunakan untuk bangun kerajaan pasir.
Meskipun begitu, kunjunganmu di pantai ini tidak akan sia-sia kok. Di sekitar pantai, kamu bisa menemukan tempat kuliner yang lezat untuk menyantap makanan laut khas Sumbawa Barat. Kuliner laut di Sumbawa ini terkenal sangat fresh lho karena memang dibeli langsung dari hasil tangkapan nelayan. Datanglah di sore hari. Sembari menikmati sunset dan indahnya bibir pantai, kamu juga bisa menikmati lezatnya makanan yang ada di depanmu.
4. Pantai Lawar
Pantai tersembunyi di Sumbawa Barat berikutnya adalah Pantai Lawar. Banyak wisatawan yang belum mengetahui keberadaan pantai ini karena letaknya yang agak di pinggir dan jauh dari keramaian. Namun, sesampainya di pantai ini, kamu akan disuguhkan dengan air berwarna kebiruan yang sangat jernih, hampiran pasir putih yang luas, dan tebing-tebing raksasa yang masih berdiri kokoh disana.
Pantai ini bisa kamu jadikan sebagai area surfing yang pas kalau mau surfing. Kamu dan teman-temanmu juga bisa bermain speedboard. Soal peralatan surfing dan speedboard, tidak perlu khawatir. Penduduk lokal sudah menyediakan peralatan lengkap, jadi kamu tinggal menyewa saja.
5. Pantai Rantung, Pantai Tersembunyi di Sumbawa Barat
Momen matahari terbenam menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu di Pantai Rantung. Wajar saja, soalnya pantai ini menawarkan sunset yang begitu indah. Di tambah lagi bar-bar yang ada di sekitar pantai. Sembari menikmati pemandangan sunset, kamu juga bisa menikmati hidangan makanan dan minuman enak di dalam bar.
halo gaes, ketemu lagi dengan saya. Hari ini saya akan memberikan informasi tentang wisata-wisata yang ada di pulau Sumbawa loh !! Pati kalian akan tertarik main ke sumbawa hehehe
Kabupaten Sumbawa Barat memiliki kekayaan potensi wisata yang luar biasa. Namun kekayaan tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber ekonomi yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal ini terlihat dari minim fasilitas penunjang dan akses menuju objek wisata yang belum memadai. Terlepas dari semua kekurangan yang ada alam Sumbawa Barat sangatlah indah dan layak untuk dikunjungi, dari alam bawah laut, hamparan pantai yang indah, perbukitan dan hutan nan sejuk, air terjun, dan lain sebagainya.Salah satu dari sebagian banyak potensi tersebut adalah Air Terjun Jereweh. Ada beberapa sebutan air terjun nan indah di Kecamatan Jereweh ini, yaitu Air Terjun Semporon Tangkil, Kelela, Ai Koa, dan Janup.
Air Terjun Jereweh cukup unik, air jatuh dari tebing batu yang berudak dan berongga. Di tebing tersebut tumbuh beberapa pohon besar dengan akar-akar panjang yang merambat disekitar air terjun. Di bawah air terjun terdapat kolam cukup dalam yang air nya berwarna hijau toska.
Akses menuju air terjun ini cukup baik, berjarak sekitar 20 Km dari kota Taliwang, Sumbawa Barat, dengan menyusuri jalan tanah berbatu sekitar 2 Km. Setiba di tempat parkir kendaraan, kemudian berjalan kaki sekitar 160 meter menuju air terjun. Berikut adalah koordinat Air Terjun Jereweh di Google Map ( 8°50’47.06″S-116°50’14.11″E ). AYO KE SUMBAWA.
halo gaes, selamat pagi 🙂 yahh hari ini saya akan memberikan informasi yang menarik nih bagi kalian yang seneng banget travelling. Ada beberapa tempat wisata yang harus kalian kunjungi loh sebagai pencinta travelling. kuy di simak yaa 🙂
Raja Ampat
Bagian timur Indonesia memiliki caranya sendiri untuk memikat hati para wisatawan. Hamparan kepulauan hijau nan memukau menjadi sebuah tempat wisata Indonesia yang bukan hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga sulit untuk dilupakan. Ya, Kepulauan Raja Ampat memang menjadi sebuah tempat wisata Indonesia yang menjadi destinasi berlibur kelas dunia.
Manjakanlah mata Anda dengan pemandangan gugusan pulau karang yang kecil dan ditumbuhi pepohonan di Kepulauan Wayag yang terletak di Desa Waigeo Barat. Setelah itu, kunjungi Pulau Misool, satu dari empat pulau terbesar di Raja Ampat yang berbatasan dengan Laut Seram dan perairan lepas dan menjadi jalur lintas hewan besar seperti ikan paus. Berbicara mengenai biota laut, Anda pun dapat menyapa pari manta, hewan cantik yang senang bersolek. Sebagai sebuah tempat wisata Indonesia yang menghadirkan paket lengkap mulai dari pemandangan eksotis dan juga kuliner yang menarik, sebaiknya Anda tidak pulang sebelum menikmati makanan khas di sana yang dapat dibilang cukup ekstrem. Penduduk di Raja Ampat dapat menyajikan Anda hidangan dengan ulat sagu yang dibakar seperti sate atau bahkan mengajak Anda untuk ngemil insonem (cacing laut). Seru, bukan?
2. bali
Menyebutkan tempat wisata Indonesia yang sering dikunjungi oleh wisatawan asing, Bali adalah tempat yang harus masuk ke dalam daftar Anda. Bagaimana tidak? Keindahan Pulau Dewata telah terkenal hingga ke penjuru dunia dan keberadaannya menjadi destinasti wajib yang harus dikunjungi oleh wisatawan asing. Sebagai sebuah pulau yang terbilang lebih kecil dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Indonesia, Bali menghadirkan sebuah wisata yang lengkap.
Mulailah perjalanan Anda dari gunung yang indah seperti keberadaan Gunung Batur dengan kalderanya yang memikat. Lalu, nikmati juga kehidupan dataran tinggi nan menenangkan di Ubud dan beri makna perjalanan Anda dengan wisata religi, historis, dan budaya di tempat wisata Indonesia, Bali. Setelah itu, manjakan mata Anda dengan sunset menawan di puluhan pantai di Bali yang masih cukup sepi dikunjungi wisatawan. Jangan lupa menyertakan wisata kuliner dan rasakan spa khas ala Bali yang dapat menenangkan. Tidak perlu khawatir dengan biayanya, berbagai pilihan harga ditawarkan di sana. Bahkan, wisatawan asing pun kerap mengunjungi tempat wisata Indonesia ini dengan cara backpacking, lho!
3. wakatobi
Bagi Anda yang minat dengan desir ombak dan lautan nan cantik, Wakatobi adalah destinasi yang dapat menghadirkan pengalaman bahari yang menyenangkan. Anda dapat mengisi waktu liburan di Wakatobi dengan kegiatan-kegiatan seru seperti berenang, snorkeling, memancing, dan tentunya menikmati keindahan bawah laut dengan diving. Tempat wisata Indonesia yang satu ini terdiri dari 141 pulau eksotis dengan empat pulau utama yakni Wangi Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Dengan keindahan kehidupan bawah lautnya, Wakatobi akrab dikenal sebagai oleh para penyelam kelas dunia. Saat berada di sana, sempatkanlah berkunjung ke Taman Laut Nasional Kepulauan Wakatobi, spot taman laut yang mempunyai beragam spesies dari 25 gugusan terumbu karang yang tersebar di seluruh daerah Wakatobi
4. kalimantan
Pulau terbesar di Indonesia ini punya caranya sendiri untuk memikat para wisatawan. Kunjungan Anda ke sana justru akan memakan waktu yang cukup lama, sebab kekayaan alam dan budaya yang sangat banyak jumlahnya menarik untuk dinikmati satu per satu. Pada bagian barat Kalimantan, Danau Sentarum misalnya, menjadi tempat yang perlu dikunjungi. Bagaimana tidak? Danau ini memiliki kekhasan yakni tampak seperti kumpulan air yang merendam hutan. Namun, cobalah datang di musim kemarau, danau tidak Anda temukan. Justru, hutan dan padanglah yang akan terlihat. Dengan berkunjung ke Kalimantan, Anda pun akan mulai menghargai alam dengan melihat konservasi orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Selain itu, rasakan juga seurnya berbelanja di atas jukung atau perahu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berbicara mengenai tempat wisata Indonesia, tidak lengkap tanpa menyebutkan pantai-pantai cantik. Kalimantan pun memiliki berbagai destinasi pantai yang tentunya tidak ingin Anda lewatkan seperti Pulau Beras Basah, Pantai Tanah Merah Samboja, dan Kepulauan Derawan. Jangan lupa, ambil juga gambar terbaik dari liburan Anda di danau nan cantik di Danau Labuan Cermin, Biduk Biduk.
5. yogyakarta
Sebuah kota di selatan Pulau Jawa ini begitu ramai dikunjungi oleh wisatawan asing setiap harinya. Keramahan Yogyakarta yang juga dikenal dengan nama pendeknya, Jogja, ini selalu menjanjikan wisata yang menyenangkan bagi para wisatawan. Mungkin, bagi Anda yang belum tahu, liburan di Yogyakarta adalah wisata kuliner dan berbelanja di sepanjang Jalan Malioboro. Namun, bukan hanya itu. Yogyakarta pun menyajikan berbagai keindahan seperti pantai-pantai yang memukau di selatan dan daerah Gunung Kidul dan juga dataran tinggi serta gunung yang memukau.
Sebagai kota yang penuh dengan budaya, kesenian, dan anak muda, berbagai festival pun kerap dilaksanakan di kota ini seperti Festival Kesenian Yogyakarta dan juga Artjog setiap tahunnya. Jangan bersedih bila Anda berkunjung saat tidak ada festival, sebab berbagai tempat wisata Indonesia yang merupakan peninggalan sejarah seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan serta museum-museum yang menyajikan edukasi juga bisa menjadi destinasi Anda berlibur